Ini dia mahasiswa PGMI melakukan eksperimen menggunakan tumbuhan Langka PENGARUH GETAH TUBA (Deris elupita) TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP IKAN LELE (Clarias gariepinus), IKAN WADER PARI (Rasbora lateristriata), dan IKAN CUPANG (Betta SP)
PENGARUH GETAH TUBA (Deris elupita) TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP IKAN LELE (Clarias gariepinus), IKAN WADER PARI (Rasbora lateristriata), dan IKAN CUPANG (Betta SP)
Oleh
Arifin dwi saputra, Eka meliawati, Siti juariyah, Siti nuraliyah
Arifin dwi saputra, Eka meliawati, Siti juariyah, Siti nuraliyah
Pendahuluan
Lele dumbo merupakan salah satu ikan lele unggulan yang dibudidaya oleh warga, dan mengalami perkembangan sangat pesat di Indonesia. Secara umum, ikan Lele dumbo dipercaya sebagai ikan Lele hibdrila hasil hibdridasi antara spisiens ikan Lele Afrika Clarias garaiepinus dengan spisies ikan Lele Taiwan C. Fucus. Tetapi, secara merfologis tampaknya ikan Lele dumbo tidak berbeda dengan ikan Lele Afrika C. Gariepinus yang berikutnya di produksi ke Indonesia, sehingga para praktisi Indonesia perikanan juga menduga bahwa ikan Lele dumbo sebenarnya merupakan spesies ikan Lele Afrika Clarias gariepinus.
Ikan Wader Pari (Rasbora Leteristriata) merupakan ikan yang hidup di air tawar, terutama diperairan sungai. Ikan ini termasuk ke dalam subfamili Rasborinae. Famili Cyprinidoe yang merupakn famili ikan terbesar diperairan tawar. Subfamili Rasborinae terbesar didaerah Afrika dan bagaian Tenggara Eurasia, termasuk Indonesia.
Ikan Cupang yang memiliki nama latin Betta Sp. Merupakan ikan yang mempunyai banyak bentuk seperti, ekor bertepis mahkota/ serit (crown tail), ekor setengah bulan / lingkaran (half moon), ekor pendek (plakat), dan ikan ekor lain/ selendang (Islayer) dengan sirip panjang dan berwarna-warni. Penampakan warna pada ikan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu jenis kelamin, kematangan gonad, genetik dan faktor geografi.
Tanaman tuba / jenu (Derris elupica) merupakan jenis tumbuhan yang hidup memanjat atau membelit pada tumbuhan atau pohon lain, termasuk anggota suku Fabaceae (lequminocae) tumbuhan ini tersebar di Asia tenggara dan kepulauan dipasifik barat – daya termasuk Indonesia. Tumbuhan tuba banyak tumbuh liar dihutan-hutan dan ladang-ladang yang sudah ditinggalkan. Tumbuhan ini juga disebut akar jenu, kayu tuba, tuwa, dan merupakan salah satu tumbuhan asli Indonesia,
Lele dumbo merupakan salah satu ikan lele unggulan yang dibudidaya oleh warga, dan mengalami perkembangan sangat pesat di Indonesia. Secara umum, ikan Lele dumbo dipercaya sebagai ikan Lele hibdrila hasil hibdridasi antara spisiens ikan Lele Afrika Clarias garaiepinus dengan spisies ikan Lele Taiwan C. Fucus. Tetapi, secara merfologis tampaknya ikan Lele dumbo tidak berbeda dengan ikan Lele Afrika C. Gariepinus yang berikutnya di produksi ke Indonesia, sehingga para praktisi Indonesia perikanan juga menduga bahwa ikan Lele dumbo sebenarnya merupakan spesies ikan Lele Afrika Clarias gariepinus.
Ikan Wader Pari (Rasbora Leteristriata) merupakan ikan yang hidup di air tawar, terutama diperairan sungai. Ikan ini termasuk ke dalam subfamili Rasborinae. Famili Cyprinidoe yang merupakn famili ikan terbesar diperairan tawar. Subfamili Rasborinae terbesar didaerah Afrika dan bagaian Tenggara Eurasia, termasuk Indonesia.
Ikan Cupang yang memiliki nama latin Betta Sp. Merupakan ikan yang mempunyai banyak bentuk seperti, ekor bertepis mahkota/ serit (crown tail), ekor setengah bulan / lingkaran (half moon), ekor pendek (plakat), dan ikan ekor lain/ selendang (Islayer) dengan sirip panjang dan berwarna-warni. Penampakan warna pada ikan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu jenis kelamin, kematangan gonad, genetik dan faktor geografi.
Tanaman tuba / jenu (Derris elupica) merupakan jenis tumbuhan yang hidup memanjat atau membelit pada tumbuhan atau pohon lain, termasuk anggota suku Fabaceae (lequminocae) tumbuhan ini tersebar di Asia tenggara dan kepulauan dipasifik barat – daya termasuk Indonesia. Tumbuhan tuba banyak tumbuh liar dihutan-hutan dan ladang-ladang yang sudah ditinggalkan. Tumbuhan ini juga disebut akar jenu, kayu tuba, tuwa, dan merupakan salah satu tumbuhan asli Indonesia,
Rumusan Masalah
Dalam eksperimen ini peneliti ingin membuktikan apakah getah akar tuba dapat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup ikan lele (Clarias gariepinus), ikan wader (Rasbora lateristriata), dan ikan cupang (Betta SP) ?
Dalam eksperimen ini peneliti ingin membuktikan apakah getah akar tuba dapat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup ikan lele (Clarias gariepinus), ikan wader (Rasbora lateristriata), dan ikan cupang (Betta SP) ?
Tujuan
Tujuan dari eksperimen ini adalah untuk mengetahui pengaruh getah akar pohon Tuba atau jenu terhadap kelangsungan hidup ikan lele (Clarias gariepinus), ikan wader (Rasbora lateristriata), dan ikan cupang (Betta SP)
Tujuan dari eksperimen ini adalah untuk mengetahui pengaruh getah akar pohon Tuba atau jenu terhadap kelangsungan hidup ikan lele (Clarias gariepinus), ikan wader (Rasbora lateristriata), dan ikan cupang (Betta SP)
Alat dan Bahan
Alat yang digunakan untuk eksperimen ini adalah sebagai berikut :
Bak (4 buah berisi getah jenu, dan 1 bak untuk kontrol ikan)
Pisau (1 buah)
Gayung (1 buah)
Tenggok (besek)
Bahan yang digunakan untuk eksperimen ini adalah sebagai berikut :
Ikan (Lele, Wader, Cupang)
Air
Akar jenu
Alat yang digunakan untuk eksperimen ini adalah sebagai berikut :
Bak (4 buah berisi getah jenu, dan 1 bak untuk kontrol ikan)
Pisau (1 buah)
Gayung (1 buah)
Tenggok (besek)
Bahan yang digunakan untuk eksperimen ini adalah sebagai berikut :
Ikan (Lele, Wader, Cupang)
Air
Akar jenu
Cara Kerja
Adapun langkah-langkah yang digunakan dalam eksperimen ini adalah :
Siapkan alat dan bahan
Isi masing-masing bak dengan air bersih sebanyak 2 gayung.
Siapkan satu bak untuk kontrol ikan.
Masukan ikan kedalam masing-masing bak (Lele 1 ekor, Wader 2 ekor, Cupang 2 ekor).
Potong akar jenu dengan ukuran masing-masing 10cm, 20cm, 30cm.
Tumbuk akar jenu yang telah dipotong.
Masukan akar jenu yang telah ditumbuk kedalam bak. Bak 1 (10cm), bak 2 (20cm), bak 3 (30cm).
Masukan akar jenu kedalam bak dengan cara meremas / menggoyangkan agar sari atau getahnya keluar dan menyebar.
Amati selama 10 menit.
Catat hasil pengamatan pada tabel pengamatan.
Setelah 10 menit ganti air dalam bak dengan air bersih.
Amati kembali perubahan yang terjadi dan catat hasilnya.
Adapun langkah-langkah yang digunakan dalam eksperimen ini adalah :
Siapkan alat dan bahan
Isi masing-masing bak dengan air bersih sebanyak 2 gayung.
Siapkan satu bak untuk kontrol ikan.
Masukan ikan kedalam masing-masing bak (Lele 1 ekor, Wader 2 ekor, Cupang 2 ekor).
Potong akar jenu dengan ukuran masing-masing 10cm, 20cm, 30cm.
Tumbuk akar jenu yang telah dipotong.
Masukan akar jenu yang telah ditumbuk kedalam bak. Bak 1 (10cm), bak 2 (20cm), bak 3 (30cm).
Masukan akar jenu kedalam bak dengan cara meremas / menggoyangkan agar sari atau getahnya keluar dan menyebar.
Amati selama 10 menit.
Catat hasil pengamatan pada tabel pengamatan.
Setelah 10 menit ganti air dalam bak dengan air bersih.
Amati kembali perubahan yang terjadi dan catat hasilnya.
Hasil dan Pembahasan
tumbuhan tuba (derris elliptika) adalah salah satu tumbuhan yang sudah langka kita jumpai, tumbuhan ini hidup secara merambat ke tumbuhan lain. Tumbuhan ini biasanya digunakan sebagai peracun ikan secara tradisional dan biasanya digunakan untuk membantu pemijahan. Akar tanaman tuba ini memiliki kandungan Protenone, sejenis racun untuk ikan dan serangga (insektisida).
Tabel hasil eksperimen pengaruh getah jenu terhadap kelangsungan hidup ikan Lele, ikan Wader, dan ikan Cupang.
Menit
Bak 1
Bak 2
Bak 3
Kontrol
tumbuhan tuba (derris elliptika) adalah salah satu tumbuhan yang sudah langka kita jumpai, tumbuhan ini hidup secara merambat ke tumbuhan lain. Tumbuhan ini biasanya digunakan sebagai peracun ikan secara tradisional dan biasanya digunakan untuk membantu pemijahan. Akar tanaman tuba ini memiliki kandungan Protenone, sejenis racun untuk ikan dan serangga (insektisida).
Tabel hasil eksperimen pengaruh getah jenu terhadap kelangsungan hidup ikan Lele, ikan Wader, dan ikan Cupang.
Menit
Bak 1
Bak 2
Bak 3
Kontrol
1
semua ikan masih aktif
Lele diam saja
Cupang mulai tidak stabil.
Lele mulai tidak stabil gerakanya.
Ikan bai-baik saja.
semua ikan masih aktif
Lele diam saja
Cupang mulai tidak stabil.
Lele mulai tidak stabil gerakanya.
Ikan bai-baik saja.
2
Cupang dan wader mulai tidak stabil.
Cupang dan wader mulai tidak stabil.
Cupang dan wader mulai tidak stabil.
Ikan baik-baik saja.
Cupang dan wader mulai tidak stabil.
Cupang dan wader mulai tidak stabil.
Cupang dan wader mulai tidak stabil.
Ikan baik-baik saja.
3
Lele diam saja
Ikan wader mulai tidak stabil.
Ikan wader mulai tidak stabil.
Ikan baik-baik saja.
Ikan wader mulai tidak stabil.
Ikan wader mulai tidak stabil.
Ikan baik-baik saja.
4
Wader mulai lemas dan gerakanya mulai melambat.
Ikan cupang bereaksi dengan melompat-lompat
Semua ikan bereaksi dengan melompat-lompat
Ikan baik-baik saja.
Wader mulai lemas dan gerakanya mulai melambat.
Ikan cupang bereaksi dengan melompat-lompat
Semua ikan bereaksi dengan melompat-lompat
Ikan baik-baik saja.
5
Ikan lele mulai bereaksi dengan melompat-lompat.
Ikan lele mulai bereaksi dengan melompat-lompat.
Cupang (1) tidak ada gerakan.
Ikan baik-baik saja.
Ikan lele mulai bereaksi dengan melompat-lompat.
Ikan lele mulai bereaksi dengan melompat-lompat.
Cupang (1) tidak ada gerakan.
Ikan baik-baik saja.
6
Cupang (1) tidak ada gerakan
Cupang (1) tidak ada gerakan.
Wader tidak ada gerakan.
Ikan lele melompat-lompat.
Ikan baik-baik saja.
Cupang (1) tidak ada gerakan
Cupang (1) tidak ada gerakan.
Wader tidak ada gerakan.
Ikan lele melompat-lompat.
Ikan baik-baik saja.
7
Ikan lele dan wader mulai
Wader tidak ada gerakan.
Wader dan cupang tidak ada gerakan.
Ikan baik-baik saja.
Ikan lele dan wader mulai
Wader tidak ada gerakan.
Wader dan cupang tidak ada gerakan.
Ikan baik-baik saja.
8
Lele gerakanya tidak stabil
Ikan wader dan cupang tidak ada reaksi.
Ikan wader tidak ada gerakan.
Ikan baik-baik saja.
Lele gerakanya tidak stabil
Ikan wader dan cupang tidak ada reaksi.
Ikan wader tidak ada gerakan.
Ikan baik-baik saja.
9
Semua ikan tidak ada reaksi.
Lele mulai berontak.
Semua ikan tidak ada reaksi.
Ikan baik-baik saja.
Semua ikan tidak ada reaksi.
Lele mulai berontak.
Semua ikan tidak ada reaksi.
Ikan baik-baik saja.
10
Semua ikan tidak ada reaksi.
Semua ikan tidak ada reaksi.
Semua ikan tidak ada reaksi.
Ikan baik-baik saja.
Semua ikan tidak ada reaksi.
Semua ikan tidak ada reaksi.
Semua ikan tidak ada reaksi.
Ikan baik-baik saja.
Table Perbandingan
No
Jenis Ikan
Waktu
Reaksi
No
Jenis Ikan
Waktu
Reaksi
1
Lele
Menit ke 1 : 02
Gerakan Lele mulai tidak stabil
Lele
Menit ke 1 : 02
Gerakan Lele mulai tidak stabil
2
Cupang
Detik ke 57
Gerakan cupang sudah agak melambat
Cupang
Detik ke 57
Gerakan cupang sudah agak melambat
3
Wader
Menit ke 1 : 0
Gerakan nya sudah tidak stabil
Wader
Menit ke 1 : 0
Gerakan nya sudah tidak stabil
Didalam bak berisi air yang sama tanpa di beri jenu selama 5 menit
No
Jenis Ikan
Waktu
Reaksi
No
Jenis Ikan
Waktu
Reaksi
1
Lele
Menit ke 1
Menit ke 3 : 20
Lele
Menit ke 1
Menit ke 3 : 20
Gerakan Lele masih belum stabil tapi bergerak secara continu
Lele bergerak stabil
Lele bergerak stabil
2
Cupang
Menit ke 2
Menit ke 3
Gerakan cupang sudah agak stabil namun masih belum continu
Cupang mulai bergerak aktif
Cupang
Menit ke 2
Menit ke 3
Gerakan cupang sudah agak stabil namun masih belum continu
Cupang mulai bergerak aktif
3
Wader
Menit ke 2
Menit ke 3 : 45
Gerakan sudah sedikit berbeda dengan yang sebelumnya
Mulai bergerak aktif secara continu
Wader
Menit ke 2
Menit ke 3 : 45
Gerakan sudah sedikit berbeda dengan yang sebelumnya
Mulai bergerak aktif secara continu
Kesimpulan
Dari eskperimen yang telah kami lakukan terbukti bahwa getah akar tuba berpengaruh dalam kelangsungan hidup ikan lele (Clarias gariepinus), ikan wader (Rasbora lateristriata), dan ikan cupang (Betta SP). Selain itu getah akar tuba bisa dijadikan salah satu alternative untuk menangkap ikan di sungai tanpa harus merusak ekositem yang ada didalamnya.
Dari eskperimen yang telah kami lakukan terbukti bahwa getah akar tuba berpengaruh dalam kelangsungan hidup ikan lele (Clarias gariepinus), ikan wader (Rasbora lateristriata), dan ikan cupang (Betta SP). Selain itu getah akar tuba bisa dijadikan salah satu alternative untuk menangkap ikan di sungai tanpa harus merusak ekositem yang ada didalamnya.
Referensi
Agung Budiharjo, Seleksi dan Potensi Budidaya Jenis-Jenis Ikan Wader dan Genus Rasbora, Vol.3, P.226
Agus Arifin Sentosa, and Djumanto, Habitat Pemijahan Ikan Wader Pari (Rasbora Lateristrista) di Sunagi Ngerancah, Kabupaten Kulon Progo, Vol. 10, 2010 p.55.
Bambang Iswanto, Menelusuri Identites Ikan Lele Dumbo, Vol. 8, 2013,p.85
Febriana Cicilia Br Ginting, Siswanto, and I Mardana, Uji Toksistas Ekstra Akar Tuba (Deris eluptika) Secara Topikal Pada kulit Anjing Lokal, Vol,4,2015,p,98.
Sugandx, Aspek Biologi Ikan Cupang (Betta Sp), Vol.1,2018,p,8
Agung Budiharjo, Seleksi dan Potensi Budidaya Jenis-Jenis Ikan Wader dan Genus Rasbora, Vol.3, P.226
Agus Arifin Sentosa, and Djumanto, Habitat Pemijahan Ikan Wader Pari (Rasbora Lateristrista) di Sunagi Ngerancah, Kabupaten Kulon Progo, Vol. 10, 2010 p.55.
Bambang Iswanto, Menelusuri Identites Ikan Lele Dumbo, Vol. 8, 2013,p.85
Febriana Cicilia Br Ginting, Siswanto, and I Mardana, Uji Toksistas Ekstra Akar Tuba (Deris eluptika) Secara Topikal Pada kulit Anjing Lokal, Vol,4,2015,p,98.
Sugandx, Aspek Biologi Ikan Cupang (Betta Sp), Vol.1,2018,p,8
0 Response to "Ini dia mahasiswa PGMI melakukan eksperimen menggunakan tumbuhan Langka PENGARUH GETAH TUBA (Deris elupita) TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP IKAN LELE (Clarias gariepinus), IKAN WADER PARI (Rasbora lateristriata), dan IKAN CUPANG (Betta SP)"
Post a Comment